Berita

Peningkatan Kualitas Pelayanan melalui Pelatihan Edukator PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA

RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA memberikan pelatihan kepada edukator PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pengunjung maupun pasien Rumah Sakit. Kegiatan diselenggarakan selama dua hari yaitu tanggal 6 – 7 Agustus 2018 di Lantai 3 Ruang Triganda A RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA. Pada hari pertama, pelatihan diikuti oleh 30 peserta, sedangkan pada hari kedua diikuti oleh 35 peserta. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan dipandu oleh Ibu Unik Mardiyati, AMK sebagai pembawa acara.

Pelatihan dibuka dengan sambutan dari dr. Ignatia Eva Evelyn Hendrawan selaku ketua panitia. Pelatihan yang diikuti oleh Anggota Tim PKRS Rumah Sakit ini membahas tentang empat materi yang berbeda. Materi pertama disampaikan oleh dr. Yunita yang memberikan edukasi mengenai Hak dan Kewajiban Pasien. Materi kedua disampaikan oleh Ibu Anastasia Lina D.N, S.KG., MH.Kes yang menyampaikan mengenai Penanganan Komplain atau Handling Complaint. Selanjutnya materi ketiga mengenai Komunikasi Efektif dipaparkan oleh Ibu Junita, S.Psi, dan materi keempat sekaligus materi terakhir mengenai Komunikasi Therapeutik disampaikan oleh Ibu Tri Susilowati, S.Kep. Ns. Peserta menyimak materi yang disampaikan oleh keempat pembicara diikuti dengan diskusi atau tanya jawab.

Tidak hanya pemaparan materi, namun terdapat juga sesi workshop pada akhir pelatihan. Terdapat tiga workshop dengan materi yang berbeda. Peserta dibagi menjadi lima kelompok dan masing-masing kelompok didampingi oleh tutor. Workshop yang pertama berkaitan dengan Komunikasi Efektif. Peserta diajak untuk belajar menyampaikan kembali sebuah contoh kasus pasien ke kelompoknya masing-masing dalam waktu enam menit. Penilaian didasarkan pada 100% ketepatan isi materi.

Workshop kedua dilanjutkan dalam bentuk bermain peran (role play). Salah satu peserta berperan sebagai pemberi materi dan peserta lainnya berperan sebagai pasien dan keluarganya. Peserta yang mendapatkan peran sebagai pemberi materi diberikan kesempatan untuk menjelaskan isi leaflet berupa AMI, DHF, Stroke, DM, Imunisasi, ASI Eksklusif, TB Paru kepada pasien dan keluarganya. Sesi role play ini dilakukan secara bergantian dengan dinilai oleh masing-masing tutor kelompok. Penilaian workshop ini dinilai berdasarkan pedoman Standar Prosedur Operasional (SPO) Penkes yang berlaku di Rumah Sakit di bawah pimpinan dr. William Tanoyo, M.Kes dengan waktu pengerjaan kurang lebih 10 menit.

Memasuki workshop yang terakhir, dua orang peserta dipilih secara acak untuk menyampaikan materi presentasi di depan peserta lain dengan masing-masing waktu 15 menit. Penilaian workshop ini dilakukan melalui evaluasi dari peserta lainnya. Acara selesai pukul 14.30 WIB dan ditutup dengan sesi foto pembicara, panitia dan Anggota Tim PKRS Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini.