Berita

Upaya RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA dalam Mengutamakan Keselamatan Pasien Melalui Edukasi kepada Karyawan

RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA menyelenggarakan in house training TimKeselamatan Pasien di Rumah Sakit sebagai salah satu upaya untuk menciptakan pelayanan yang paripurna. Pelatihan ini berlangsung sejak tanggal 3-10 September 2018 di Ruang Diklat Rumah Sakit.

Pelatihan Tim Keselamatan Pasien diadakan bertujuan untuk mengedukasi karyawan Rumah Sakit terlebih bagi yang berhubungan langsung dengan pasien dalam menciptakan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit, meningkatkan akuntabilitas Rumah Sakit terhadap pasien dan masyarakat, menurunkan kejadian tidak diharapkan (KTD) di Rumah Sakit, serta terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan kejadian tidak diharapkan.

Dalam satu hari, kegiatan diadakan dalam dua gelombang, yakni gelombang pagi dan siang. Kegiatan diawali dengan doa bersama. Dalampelatihan ini, peserta diwajibkan untuk mengikuti pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan mengenai Identifikasi Pasien dan Sasaran Keselamatan Pasien sebelum dan sesudah pelatihan dilaksanakan.

Kegiatan terbagi menjadi tiga sesi pemaparan materi. Pemaparan pertama oleh Bapak Budiyono, AMK mengenai Pengurangan Risiko Pasien Jatuh dan Sistem Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien. Dilanjutkan dengan materi kedua yang dibawakan oleh Bapak Aryo Seto, AMK tentang Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai (High-Alert) dan Kepastian Tepat Lokasi, Tepat Prosedur, Tepat Pasien Operasi. Materi terakhir dibawakan oleh dr. Anton Budi Herlambang mengenai Ketepatan Identifikasi Pasien dan Peningkatan Komunikasi yang Efektif.

Setelah sesi pemaparan materi, peserta diputarkan video yang berkaitan dengan Identifikasi Pasien dan Sasaran Keselamatan Pasien agar membantu peserta memiliki gambaran penanganannya.

Selain in house training TimKeselamatan Pasien di Rumah Sakit, pada bulan September 2018 Rumah Sakit yang berada di bawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini juga membekali  karyawannya dengan Simulasi Kode Bencana dan Evakuasi saat terjadi bencana. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian dan kewajiban Rumah Sakit kepada seluruh karyawan agar dapat mewujudkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang kesehatan baik tenaga medis maupun non medis.