Berita

Merekatkan Kembali Hubungan Antar Anggota Klub Stroke RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA

Klub Stroke S3DOS RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA mengadakan kegiatan anjangsana pada hari Minggu, 15 Juli 2018. Acara ini diselenggarakan di rumah makan Mang Engking, Kartasura, Sukoharjo pada pukul 09.00 WIB. Acara dihadiri oleh sebanyak 50 orang peserta yang terdiri dari anggota Klub Stroke dan pendamping. Direktur Utama Rumah Sakit, dr. William Tanoyo, M.Kes juga turut menghadiri acara ini.

Anjangsana yang diselenggarakan untuk merekatkan kembali hubungan silaturahmi antar anggota klub ini dibuka oleh Bapak Purwanto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang bagaimana sejarah terbentuknya Klub Stroke dan dilanjutkan dengan mengajak semua anggota yang hadir untuk mengucapkan yel-yel yang berbunyi, "Gatra yes! Gatra yes! Gatra? Jaya, jaya, jaya!” Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada anggota klub yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam acara ini.

Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh dr. Sandra Lestari W, Sp. RM selaku perwakilan dokter dari Rumah Sakit. Beliau memberikan dukungan kepada anggota klub agar tidak patah semangat dalam proses penyembuhan. Beliau juga berpesan agar kita harus memiliki keyakinan untuk bisa sembuh. Acara ini diselenggarakan bukan hanya untuk menjalin silaturahmi, tetapi juga untuk memberikan dorongan dan semangat untuk sembuh.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan pembagian doorprize. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. Acara berakhir pada pukul 13.00 WIB.

 

 

Membangun Semangat Antar Pasien Hemodialisis dalam Guyubnya Gathering RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA bersama Indonesia Kidney Care Club (IKCC)

Hari Minggu, 15 Juli 2018 RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA bersama Indonesia Kidney Care Club (IKCC) kembali mengadakan Seminar Awam dan Gathering Pasien Hemodialisis untuk kedua kalinya. Acara ini diselenggarakan di Ruang Triganda A Lantai 3 Gedung Twin Towers pada pukul 09.00 WIB. Setidaknya 150 orang peserta yang terdiri dari pasien dan pendamping hadir memenuhi lokasi acara. Di dua tahun sebelumnya, gathering ini pertama kali dilaksanakan Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes yang merupakan gagasan dari dr. Laurentina Karissa K D.

Kegiatan rutin tahunan yang sudah dimulai sejak tahun 2016 diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat jalinan hubungan baik antar pasien hemodialisis sehingga tercipta semangat hidup dalam diri pasien. Selain itu, Rumah Sakit yang berusia 85 tahun ini juga berupaya untuk membuka wawasan pasien maupun pendampingnya dengan memberikan edukasi-edukasi mengenai kesehatan ginjal.

Gathering dibuka oleh MC yang dilanjutkan dengan pemutaran video safety briefing. Hadirin kemudian bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu Direktur Utama menyampaikan ucapan terima kasih lalu memaparkan profil dan rencana strategi Rumah Sakit. Direktur Utama beserta Kepala Bidang Keperawatan, Ibu Sriyani Mugiarsih, S.Kep.Ns, sempat berfoto dengan pasien yang merupakan pelanggan setia Rumah Sakit sejak tahun 1981.

Kepala Seksi Pelayanan Medis dan JKN, dr. Inge Lusiana Pekerto menyampaikan informasi mengenai kriteria gawat darurat yang dapat dilayani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tanpa menggunakan surat rujukan.

Pada inti acara, terdapat sesi pemaparan materi edukatif kepada peserta tentang nutrisi bagi pasien penyakit ginjal kronis (PGK). Ibu Wahyuningtyas, Amd.Gz, ahli gizi di Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA selaku pembicara memaparkan materi bertajuk Terapi Gizi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Pre Dialisis, Hemodialisis.

Tujuan mengatur makan dan minum bagi pasien PGK adalah untuk memperbaiki dan mempertahankan status gizi optimal, mengganti kehilangan zat gizi pada saat hemodialisis/ CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis), mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, serta mengendalikan kondisi terkait PGK seperti anemia, kardiovaskular, atau diabetes mellitus (DM).

Hal penting yang harus diperhatikan oleh pasien hemodialisis atau cuci darah adalah kecukupan kalori dan cukup protein serta mengontrol asupan cairan, garam, kalium, dan fosfor, disertai cuci darah yang cukup dan rutin sesuai anjuran. Contoh menu yang dianjurkan adalah sarapan dengan nasi, ikan, sayur, dan susu; makan siang dengan nasi, daging, tempe, sayuran, dan buah pepaya; makan malam dengan nasi, ayam, tempe, sayuran, dan buah apel. Untuk snack pagi bisa dengan 1 potong dadar fla dan snack sore 1 potong kue. Menu tersebut dapat memenuhi kebutuhan energi sebesar 1900 Kalori dan protein 60 gram.

Tidak hanya penyuluhan dan pemaparan materi tentang kesehatan ginjal dan ramah tamah, dalam acara gathering rutin ini pasien juga diberi kesempatan untuk cek tensi. Pasien yang rutin melaksanakan hemodialisis di Rumah Sakit juga diberi kesempatan menyampaikan kesan-kesannya selama menjalani cuci darah. Mereka berpesan agar seluruh pasien HD tetap memiliki semangat, berpikiran positif, dan tidak pantang menyerah.

 Acara dilanjutkan dengan pengambilan nomor undian peserta dan penyerahan doorprize kepada peserta yang beruntung. Pukul 12.00 WIB acara Seminar Awam dan Gathering Pasien Hemodialisis ditutup.

Seminar Awam Nutrisi bagi Pasien Penyakit Ginjal Kronis bersama IKCC

Partisipasi RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA dalam Lomba Bulu Tangkis RSJD dr. Arif Zainudin Cup I Tahun 2018

RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA berpartisipasi dalam kegiatan Kejuaraan Bulu Tangkis Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Arif Zainudin Cup I Tahun 2018. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta ke-99 tersebut berlangsung dari tanggal 9-13 Juli 2018. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai instansi dan sekolah tinggi ilmu kesehatan, di antaranya YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA, RSUD Dr. Moewardi Surakarta, RS Brayat Minulya, APIKES Citra Medika Surakarta, STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, serta instansi lain. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin persahabatan antar instansi dan sekolah tinggi ilmu kesehatan di wilayah Kota Surakarta. Pertandingan ini berlangsung di Lapangan Bulu Tangkis RSJD Surakarta, yang terletak di Jalan Ki Hajar Dewantoro No. 80 Jebres, Surakarta.

Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini menjadi salah satu dari 13 instansi kesehatan di wilayah Kota Surakarta yang mengirimkan perwakilan atau kontingen peserta dalam kegiatan tersebut. Rumah Sakit mengirimkan perwakilan 9 orang dengan mengikuti pertandingan ganda putra sebanyak 2 tim dan ganda campuran sebanyak 1 tim. Peserta dari Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini antara lain Bowo Prihantoro, Arya Yan Sukmana, Aan Andi P, David P H, Vissia Ambarwati, Tommy Indria A, Mulyana, Iwan A S, dan Parmanto.

Bapak Sukardi selaku wakil ketua HUT RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta memberikan sambutan kegiatan tersebut, Setelah sambutan selesai, pertandingan dibuka oleh kontingen peserta dari RSJD dengan APIKES Citra Medika Surakarta.

Pada babak penyisihan awal, perwakilan dari Rumah Sakit bertanding dengan kontingen dari RS Brayat Minulya dengan hasil menang skor 2 – 0. Rumah Sakit kemudian melaju ke babak perempat final dan bertemu dengan perwakilan dari RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Sangat disayangkan pada kompetisi kali ini Rumah Sakit harus gugur dengan skor 0 – 2.

Seluruh peserta bertanding dengan sportif didukung dengan sorak sorai penuh semangat dari pendukung. Pertandingan yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB ini merupakan salah satu ajang pembuktian bahwa Rumah Sakit selalu berupaya untuk menjunjung sportifitas dan menjaga hubungan baik dengan berbagai instansi kesehatan di wilayah Kota Surakarta.