Berita

Sosialisasi Pencegahan Malaria dalam Rangka Memperingati Hari Malaria Sedunia

Dalam rangka memperingati hari Malaria yang diperingati setiap tanggal 25 April, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA melakukan penyuluhan tentang penyakit Malaria yang dilakukan di Sibela RT 03 RW 25, Sibela Raya, Mojosongo, Surakarta. Bertempat di Posyandu Lansia Lenggono pada hari Sabtu, 21 April 2018 pukul 08.30.

Beberapa wilayah di Indonesia masih menjadi wilayah dengan penyakit endemis tinggi Malaria. Untuk itu pentingnya kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit tersebut sangat penting untuk mengurangi angka kejadian penyakit Malaria.  Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini mengadakan kegiatan penyuluhan agar masyarakat mengetahui tentang penyakit Malaria dan juga pencegahannya.

Kegiatan ini diikuti anggota Posyandu Lansia Lenggono, Sibela, Mojosongo. Kegiatan diawali dengan pemaparan tentang penyebab penyakit Malaria, dilanjutkan dengan gejala dan upaya pencegahannya. Pemaparan yang disampaikan oleh dr. Monica menyampaikan akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit Malaria. Malaria merupakan penyakit yang penularannya disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles. Gejala penyakit malaria antara lain badan demam, menggigil, dan berkeringat. Pencegahan Malaria yaitu sebelum pergi ke daerah Malaria disarankan untuk konsultasi ke dokter, kemudian dianjurkan untuk minum obat profilaksis. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan terutama untuk mencegah penyakit Malaria agar Indonesia bisa menjadi negara bebas Malaria.

Peringatan Hari Malaria Sedunia 2018

Semarak Peringatan Hari Kartini dan Penyerahan Pin Emas untuk Para Pahlawan yang 20 Tahun Mengabdi di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA

Tanggal 21 April selalu identik dengan peringatan pengabdian luhur pahlawan Indonesia dalam menjunjung hak emansipasi wanita, yakni Raden Ajeng Kartini. RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA tak ingin ketinggalan dalam memperingati momentum ini. Pada hari Sabtu, 21 April 2018, karyawan Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini tampil beda dengan berdandan mengenakan beragam pakaian adat daerah Indonesia.

 

Tidak hanya karyawan Rumah Sakit yang langsung memberi pelayanan kepada pasien, karyawan yang bertugas di area back office pendukung pelayanan pun memakai setelan pakaian adat lengkap. Ada yang mengenakan kebaya dan bersanggul, pakaian adat betawi, Sumatera Barat, Papua, Bali, Aceh, dan masih banyak lagi.

 

Momen pemakaian pakaian adat rutin dilaksanakan oleh Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini setiap tahun pada tanggal 21 April. Selain bertujuan untuk menanamkan semangat perjuangan RA Kartini dalam melaksanakan tugas pelayanan di Rumah Sakit, hal ini dilaksanakan juga untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya tanah air. Rupanya, berdandan memakai pakaian adat ini bisa mendatangkan suasana baru di tengah-tengah pekerjaan mereka. "Kapan lagi saya melayani pelanggan sambil pakai beskap dan blangkon? Rasanya seru sekali melihat atmosfer yang berbeda dari hari-hari biasanya," ujar salah satu karyawan yang bertugas di bagian Pusat Informasi.

Pada peringatan Hari Kartini tahun ini, Rumah Sakit juga menggelar acara penyerahan pin emas kepada karyawan yang telah mengabdi selama 20 tahun di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA. Acara penyerahan pin emas dilaksanakan di Ruang Triganda A, Lantai 3 Gedung Twin Towers. Sebanyak 30 karyawan mulai dari bagian keperawatan, gizi, keuangan, laundry, sarana prasarana, hingga keamanan menerima pin emas.

Direktur Medis dan Keperawatan, dr. Muljadi Hartono, MPH, dalam sambutannya saat mewakili Direktur Utama menyampaikan bahwa kebetulan sekali acara ini bertepatan dengan momen peringatan Hari Kartini. Seperti halnya Kartini yang kita kenal sebagai pahlawan, karyawan yang telah mengabdi selama puluhan tahun juga bisa disebut sebagai pahlawannya Rumah Sakit. Beliau juga mengatakan Jajaran Direksi merasa bangga atas kerja keras dan pengabdian para karyawan senior. Direksi berharap, semoga karyawan senior dapat mentransformasikan pengalamannya dalam melayani kepada karyawan junior.

Pin emas merupakan wujud penghargaan dari Rumah Sakit kepada karyawan yang mengabdikan diri secara tulus dan tanpa pamrih. Pin emas yang diserahkan berbentuk logo RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA. Diiringi alunan lagu Hymne Panti Kosala, jajaran Direksi menyerahkan pin kepada karyawan yang mulai bekerja sejak tahun 1998 satu persatu dengan cara memasangkan ke dada sebelah kiri.

 Salah satu karyawan yang menerima pin emas, Ibu Indri Setyowati, AMK dari bagian ICU/ ICCU, menyampaikan kesan selama bekerja di Rumah Sakit. Beliau mengucapkan terima kasih atas penghargaan dan perhatian yang diberikan oleh Rumah Sakit. Bu Indri lalu sedikit bercerita mengenai perkembangan gedung Rumah Sakit yang dulunya masih merupakan bangunan sederhana, kini menjadi gedung yang megah dan berfasilitas lengkap.

Sebelum acara berakhir, seluruh peserta acara bersama-sama menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Kemudian karyawan penerima pin emas dan jajaran Direksi serta manajemen berfoto di panggung. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Suparyo (Bagian Keamanan). Acara selesai pukul 11.30 WIB.

Seminar & Gathering "Problematika Pelayanan Kesehatan di Era Keterbukaan Informasi" MHKI DIY

 

 

Visitors Counter

862152
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1240
1849
7145
842965
38408
54652
862152

Your IP: 54.162.165.158
Server Time: 2018-06-20 11:25:37

Guests Online

We have 48 guests and no members online