Berita

Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-73

Mengasah Jiwa Sportif dan Kreatif Karyawan dalam Lomba Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKART

Tujuh puluh tiga tahun sudah Negara Kesatuan Republik Indonesia merdeka dari tangan penjajah. Meskipun demikian, spirit generasi penerus bangsa masih menyala untuk mempertahankan kemerdekaan dan mengobarkan semangat perjuangan. Hal tersebut tampak dari gigihnya usaha karyawan RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA saat berpartisipasi dalam acara perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 19 Juli hingga 9 Agustus 2018. Perlombaan yang diadakan antara lain lomba makan kerupuk, pukul air, memasukkan pensil dalam botol, memindahkan air, voli buta, bulu tangkis, dance fitness competition, dan lomba bakiak.

 

 

 Mengawali rangkaian lomba, Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini mengadakan lomba makan kerupuk, pukul air, memasukkan pensil dalam botol, dan memindahkan air. Lomba diadakan pada hari Kamis, 19 Juli 2018 mulai pukul 14.00 WIB berlokasi di Taman Poliklinik. Juara lomba makan kerupuk diraih oleh Kelik perwakilan dari Koperasi. Lomba pukul air dijuarai oleh Rio Arnada dari Instalasi Farmasi. Sementara itu, pada sesi memasukkan pensil dalam botol, tim dari Lantai 6 Selatan menjadi juara pertama, juara kedua tim dari Rehab Medik, dan juara ketiga tim dari Ruang Bersalin. Lomba terakhir pada hari itu yakni memindahkan air, menghasilkan juara dari perwakilan Pendaftaran.

 

 

Hari Selasa, tanggal 24 Juli 2018, Rumah Sakit di bawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini mengadakan turnamen bulu tangkis ganda putri. Pertandingan dimulai pukul 14.00 WIB di Gedung Badminton Golden Solo. Vissia dari RMIK berpasangan dengan Maria dari Kasir menjadi juara dalam pertandingan tersebut. Pertandingan ganda putra dihelat pada tanggal 31 Juli 2018 di tempat yang sama. Babak final digelar pada hari Selasa, 14 Agustus 2018 dan menghasilkan Juara pertama Aan dari Kebersihan berpasangan dengan Andry dari Satpam, juara kedua Widodo dari Logistik berpasangan dengan Gunarto dari SAMJ, dan juara ketiga Febrian dari Radiologi berpasangan dengan Joko dari Center Park.

Rumah Sakit berusia 85 tahun ini mengadakan pertandingan Voli Buta pada tanggal 26-27 Juli 2018 di halaman Gedung Ex Akper Panti Kosala. Lain daripada biasanya, voli buta ini menggunakan net yang tertutup sehingga kedatangan bola dari pihak lawan tidak bisa ditebak. Juara di pertandingan ini adalah tim dari Keamanan 1, juara kedua tim dari Keamanan 2, juara ketiga tim dari Instalasi Rehab Medik.

Tak kalah seru dari Voli Buta, lomba Dance Fitness Competition yang diadakan Rumah Sakit juga mampu membangkitkan semangat peserta maupun penontonnya. Kompetisi senam yang berasal dari Kolombia ini diadakan di Taman Poliklinik hari Jumat, 3 Agustus 2018. Gerakan lincah dan ritmis peserta di atas panggung serta musik enerjik menghiasi suasana lomba yang diadakan mulai pukul 13.15 WIB itu. Tim dari Lantai 6 Utara (VK) berhasil merebut predikat juara pertama, disusul oleh tim dari Instalasi Rehab Medik pada juara kedua, dan dari IGD pada juara ketiga.

 

 

Lomba Balap Bakiak menjadi penutup rangkaian lomba untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-73. Lomba terakhir ini diadakan di Taman Poliklinik pada hari Kamis, 9 Agustus 2018 pukul 14.00 WIB. Di kelompok Putra tim dari Sarana dan Prasarana berhasil menjadi peserta tercepat yang mencapai garis finish disusul oleh Instalasi Rehab Medik dan Instalasi Farmasi. Di Kelompok Putri tim dari Pendaftaran menjadi Juara pertama, juara kedua dari IGD dan juara ketiga Lantai 6 Utara (VK).

 

Selain perlombaan di atas, rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI juga diisi dengan kerja bakti di area Rumah Sakit pada hari Sabtu, 11 Agustus 2018 serta upacara bendera pada hari Jumat, 17 Agustus 2018 mendatang.

Meminimalkan Infeksi dengan Mengedukasi Karyawan tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA

Untuk meminimalkan infeksi, RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit (PPI di RS). Pelatihan ini berlangsung sejak tanggal 6-11 Agustus 2018 di Ruang Diklat. Pelatihan yang diadakan dua gelombang ini yakni pagi dan siang, berusaha untuk mengedukasi karyawan Rumah Sakit, baik medis ataupun non medis terkait cara mencuci tangan enam langkah, etika batuk, jenis-jenis sampah, penggunaan APD, pengelolaan linen, penanganan limbah dan benda tajam serta mengatasi pajanan.

Pelatihan yang diadakan rutin ini diawali dengan doa dan foto bersama serta menyanyikan yel-yel. Dalam pelatihan ini, peserta juga diuji dengan Pre-Test dan Post-Test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan mengenai PPIRS sebelum dan sesudah pelatihan dilaksanakan.

 

 

Memasuki acara inti, pelatihan terbagi menjadi dua sesi pemaparan materi. Materi pertama mengenai Kewaspadaan Standar dan materi kedua mengenai Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), Linen dan Penanganan Limbah serta Benda Tajam. Materi disampaikan oleh dr. Paulus Gunawan, Pak Budiyono, Bu Ririn Indriasrini, Bu Andri Setyaningsih dan Bu Seven Tri Suwarsi selaku Komite PPI Rumah Sakit secara bergantian. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan permasalahan terkait PPI di bagian masing-masing.

Setelah sesi pemaparan materi, peserta diperbolehkan untuk beristirahat sebelum sesi permainan dimulai. Permainan diawali dengan pembagian peserta menjadi empat kelompok, kemudian peserta diminta untuk mendengarkan instruksi dari panitia yang berperan sebagai dokter. Peserta yang kalah dalam permainan diminta untuk memperagakan cuci tangan enam langkah dengan air mengalir. Seluruh peserta memperhatikan dan mengevaluasi gerakan dari peserta lainnya.

Selain pelatihan PPIRS, Rumah Sakit yang berada dibawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini juga membekali karyawannya dengan pelatihan lainnya seperti, Manajemen Fasilitas dan Keselamatan, dan Bantuan Hidup Dasar. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian dan kewajiban Rumah Sakit kepada seluruh karyawan agar dapat mewujudkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang kesehatan baik tenaga medis maupun non medis.

 

 

 

 

 

 

Peningkatan Kualitas Pelayanan melalui Pelatihan Edukator PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA

RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA memberikan pelatihan kepada edukator PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pengunjung maupun pasien Rumah Sakit. Kegiatan diselenggarakan selama dua hari yaitu tanggal 6 – 7 Agustus 2018 di Lantai 3 Ruang Triganda A RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA. Pada hari pertama, pelatihan diikuti oleh 30 peserta, sedangkan pada hari kedua diikuti oleh 35 peserta. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan dipandu oleh Ibu Unik Mardiyati, AMK sebagai pembawa acara.

Pelatihan dibuka dengan sambutan dari dr. Ignatia Eva Evelyn Hendrawan selaku ketua panitia. Pelatihan yang diikuti oleh Anggota Tim PKRS Rumah Sakit ini membahas tentang empat materi yang berbeda. Materi pertama disampaikan oleh dr. Yunita yang memberikan edukasi mengenai Hak dan Kewajiban Pasien. Materi kedua disampaikan oleh Ibu Anastasia Lina D.N, S.KG., MH.Kes yang menyampaikan mengenai Penanganan Komplain atau Handling Complaint. Selanjutnya materi ketiga mengenai Komunikasi Efektif dipaparkan oleh Ibu Junita, S.Psi, dan materi keempat sekaligus materi terakhir mengenai Komunikasi Therapeutik disampaikan oleh Ibu Tri Susilowati, S.Kep. Ns. Peserta menyimak materi yang disampaikan oleh keempat pembicara diikuti dengan diskusi atau tanya jawab.

Tidak hanya pemaparan materi, namun terdapat juga sesi workshop pada akhir pelatihan. Terdapat tiga workshop dengan materi yang berbeda. Peserta dibagi menjadi lima kelompok dan masing-masing kelompok didampingi oleh tutor. Workshop yang pertama berkaitan dengan Komunikasi Efektif. Peserta diajak untuk belajar menyampaikan kembali sebuah contoh kasus pasien ke kelompoknya masing-masing dalam waktu enam menit. Penilaian didasarkan pada 100% ketepatan isi materi.

Workshop kedua dilanjutkan dalam bentuk bermain peran (role play). Salah satu peserta berperan sebagai pemberi materi dan peserta lainnya berperan sebagai pasien dan keluarganya. Peserta yang mendapatkan peran sebagai pemberi materi diberikan kesempatan untuk menjelaskan isi leaflet berupa AMI, DHF, Stroke, DM, Imunisasi, ASI Eksklusif, TB Paru kepada pasien dan keluarganya. Sesi role play ini dilakukan secara bergantian dengan dinilai oleh masing-masing tutor kelompok. Penilaian workshop ini dinilai berdasarkan pedoman Standar Prosedur Operasional (SPO) Penkes yang berlaku di Rumah Sakit di bawah pimpinan dr. William Tanoyo, M.Kes dengan waktu pengerjaan kurang lebih 10 menit.

Memasuki workshop yang terakhir, dua orang peserta dipilih secara acak untuk menyampaikan materi presentasi di depan peserta lain dengan masing-masing waktu 15 menit. Penilaian workshop ini dilakukan melalui evaluasi dari peserta lainnya. Acara selesai pukul 14.30 WIB dan ditutup dengan sesi foto pembicara, panitia dan Anggota Tim PKRS Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini.