DO MANUTO

Selama masa wabah virus corona, Wali Kota Surakarta, Bapak FX Hadi Rudyatmo selalu menggaungkan semangat "Solidaritas, Bukan Stigma" untuk mendukung Orang dalam Pemantauan (ODP), Pasien dalam Pengawasan (PDP), serta pasien positif COVID-19 yang telah terbukti sembuh.

Semangat ini juga diharapkan bisa menepis pandangan negatif dari masyarakat terhadap pasien ketika pasien pulang ke rumah usai menjalani karantina atau perawatan di rumah sakit. Untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka sudah sembuh, Wali Kota Surakarta sendiri selalu berupaya mengantarkan ODP serta pasien kembali ke kampung halaman mereka.


Termasuk juga PDP yang sempat dirawat di RUMAH SAKIT Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO yang sudah terbukti negatif COVID-19. Hari Sabtu, 16 Mei 2020 sekitar pukul 10.35 WIB, Pak Rudy sudah menunggu kehadiran mantan PDP di mainhall Rumah Sakit dan bersiap mengantarkan mereka pulang hingga sampai ke rumah.

Penjemputan mantan pasien oleh Pak Rudy didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Direktur Utama Rumah Sakit, Direktur Medis dan Keperawatan Rumah Sakit, Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit, serta Kepala Bidang Keperawatan Rumah Sakit. Pak Rudy juga menyiapkan surat keterangan bahwa pasien sudah dinyatakan bebas COVID-19 kepada keluarga pasien. Surat tersebut nantinya akan diserahkan kepada Ketua RT/ Ketua RW di wilayah tempat tinggal pasien.



Mengacu pada slogan Wali Kota Surakarta "Do Manuto" atau "Kalian Menurutlah" untuk mencegah persebaran COVID-19, Rumah Sakit senantiasa mengimbau agar masyarakat selalu rajin cuci tangan, memakai masker, membatasi jarak (physical distancing), menghindari kerumunan, menghindari bepergian jika tidak perlu, menunda mudik, menjaga kesehatan, dan segera periksa jika mengalami gejala yang mengarah ke COVID-19.