Home

Dekompresi Mikrovaskuler (MVD)

Trigeminal Neuralgia adalah nyeri yang terjadi secara mendadak pada satu sisi wajah (umumnya sisi wajah sebelah kanan), di dalam mulut dan gigi Read more...

CT Scan

CT Scan adalah alat pemindai yang dapat digunakan untuk mendiagnosis dan memonitor beragam kondisi kesehatan, pemeriksaan yang dapat dikerjakan antara lain Read more...

Laparoscopy

Laparoscopy adalah suatu tindakan bedah minimal yang umumnya ditujukan untuk mengurangi resiko yang didapatkan pada operasi besar Read more...

Rumah Sakit Dr. Oen Surakarta

RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA terus berkembang seiring kepercayaan warga Surakarta dan sekitarnya yang telah memilih kami sebagai penyedia layanan kesehatan. Untuk tetap dapat memberikan pelayanan yang terbaik, maka di tahun 2014 ini RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA membangun gedung baru dengan konsep "Twin Tower".

Persiapan pembangunan Twin Tower ini sudah dirintis sejak 2011 dan terus berjalan. Dengan dibangunnya Twin Tower ini, RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA dapat meningkatkan jumlah kapasitas pasien dan juga jenis serta mutu pelayanan sehingga RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA dapat terus menjadi pilihan dalam pelayanan medis masyarakat Surakarta dan sekitarnya.

 

Find Out More About This...

Inspiratif, Ketiga Kalinya Direktur Utama RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA Kembali Raih Penghargaan Marketeer of The Year 2019

Direktur Utama RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA, dr. William Tanoyo, M.Kes, kembali dinobatkan sebagai Marketeer of the Year kategori Hospital wilayah Soloraya dari Markplus.inc. Penghargaan tersebut diberikan kepada beliau di sela-sela workshop bertajuk Sales Promotion Breakthrough: 5 Gebrakan Penjualan 2019: Sales Naik, Brand Apik yang diadakan Markplus.inc di The Sunan Hotel Solo, Selasa, 9 Juli 2019.

dr. William tercatat sudah tiga kali mendapatkan penghargan serupa. Beliau pun bersyukur pada tahun ini kembali mendapatkan apresiasi sebagai salah satu Solo Marketing Champion 2019. dr. William memaknai pengharaan tersebut sebagai penyemangat dalam bekerja, melayani pengunjung maupun pasien di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA.

"Yang saya lakukan sekarang mungkin sama seperti yang lain, jalin komunikasi baik dengan semua stakeholder internal. Diskusi kelebihan kekurangan kami apa, lalu susun strategi bersama untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat. Saya paling hanya sering-sering meminta kepada teman-teman karyawan, 'jadikan Nilai dan Budaya Rumah Sakit sebagai way of life'," tutur beliau di sela-sela acara.

dr. William hadir menerima penghargaan didampingi Direktur Keuangan Dra. Sylvia Ratna Dewi dan Kepala Seksi Sekretariat, Hukum, Humas dan Marketing, Anastasia Lina D.N., S.KG, MH.Kes. 

Deputy Chairman Markpus.inc, Jacky Mussry, membeberkan sistem penilaian Marketeer of the Year, yakni Markpus.inc bekerja sama dengan media lokal. Secara sederhana, beliau menerangkan, para penerima penghargaan Solo Marketing Champion 2019 kategori hospital merupakan individu yang memiliki kontribusi besar di internal perusahaan. Lalu, perusahaan yang dipimpin punya dampak baik terhadap eksternal atau public.

"Orang ini dilihat kontribusinya di internal bagaimana. Lalu perusahaan sendiri punya dampak secara eksternal tidak? Pertanyaannya sederhana, kalau tidak ada perusahaan ini, orang menyayangkan tidak? Ada penilaiaan rigitnya, tapi kurang lebih dua hal itu. Jadi sangat fair nilainya," terang Jacky.

"Jadi kami tidak memberikan apresiasi kepada perusahaan yang bagus, tapi ternyata punya dampak lingkungan jelek. Kami enggak mau juga, kasih award kepada orang hebat, misalnya bisa meningkatkan sales tiga kali lipat tapi masyarakat ternyata dikibuli semua," lanjut Jacky.

SIAPAKAH PERAWAT TERBAIK DI RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA TAHUN 2019?

Semarak keseruan peringatan International Nurses Day 2019 di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA dengan tema "The Power of Nursing of A Change" berlanjut di hari kedua Tak ingin ketinggalan skor seperti pada perlombaan hari pertama, di hari kedua ini seluruh Ruang Perawatan mengirimkan kontingen yang berbeda. Dengan sportif, para perawat menunjukkan performa terbaik mereka di hadapan para juri untuk meraih predikat Perawat Terbaik Tahun 2019. Acara dibuka pukul 08.30 WIB oleh pembawa acara dengan doa dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Panti Kosala dan Mars Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

 

Rangkaian lomba Perawat Terbaik dibedakan menjadi 2 sesi, perlombaan sesi pertama merupakan sesi pertanyaan tertutup bertempat di Ruang Triganda B Lantai 3 Gedung Twin Towers. Seluruh peseta lomba hari ini akan diamati dan dinilai oleh tiga dewan juri yang terdiri dari Direktur Medis dan Keperawatan, dr. Muljadi Hartono, MPH ; Ketua PPNI Komisariat Rumah Sakit, Bapak Imam Subekti, S.Kep dan Koordinator Klinik VCT, Ibu BM Susilowati, S.Kep. Ns., M.Kes. Satu persatu sesuai dengan nomor undian, peserta dipersilakan masuk dan diberi pertanyaan mengenai apa saja usaha yang akan dilakukan sebagai seorang perawat untuk meningkatkan pelayanan di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA. Setiap peserta mendapat waktu 5 menit untuk menjawab pertanyaan.  

 

Sebelum memasuki perlombaan pertanyaan terbuka dalam sesi kedua, dewan juri dan peserta lomba diajak untuk kembali ke Ruang Triganda A dan menyaksikan penampilan drama komedi dari Tim Keperawatan. Parodi tentang keseharian perawat ini membuat seluruh hadirin tertawa akan tingkah lucu yang ditampilkan.

 

Usai menyaksikan penampilan jenaka, para peserta lomba kembali dihadapkan pada situasi menegangkan dimana sesi pertanyaan terbuka dimulai. Peserta semakin berdebar ketika mengetahui urutan menjawab dilakukan secara acak oleh panitia. Hal yang menarik adalah peserta memilih sendiri pertanyaan yang akan diajukan kepadanya dengan mengambil 2 undian. Undian tersebut berisi pertanyaan seputar Rumah Sakit, etika perawat, profesi dan masalah kesehatan. Sorak sorai pendukung dari masing-masing peserta lomba membuat suasana menjadi seru.

 

Sembari menunggu dewan juri menentukan pemenang dalam perlombaan hari ini, perawat perwakilan dari ICU menampilkan hiburan berupa tarian. Dengan busana nuansa merah merona, kelima perawat tampil enerjik. Selang tidak begitu lama, panita bergegas mengumumkan pemenang lomba yang dimulai dari juara ketiga diraih oleh Ester Emi dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), juara kedua diraih oleh Handrian Saputra dari Kamar Operasi, dan juara pertama diraih oleh Lolita Novianti dari Ruang Keperawatan Lantai 8 Utara.

 

Ketiga pemenang diberi selempang Perawat Terbaik dan piala sebagai apresiasi atas pencapaian yang diraih. Acara ditutup pada pukul 13.00 WIB dan rangkaian acara peringatan Internasional Nurses Day 2019 di Rumah Sakit telah berakhir.

Rayakan International Nurses Day, Perawat RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA Diajak Ikuti Lomba Edukasi Pasien, Begini Keseruannya...

Peringatan Hari Perawat Internasional atau International Nurses Day tahun 2019 di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA berlangsung meriah. Para perawat diajak untuk unjuk kebolehan selama dua hari pada Jumat-Sabtu, 5-6 Juli 2019.

Pada hari pertama, para perawat ditantang untuk berlomba memberikan edukasi kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien. Para perawat yang dilibatkan yakni perwakilan dari masing-masing unit. Dengan demikian, terdapat 14 perawat yang menjadi peserta lomba, yaitu perwakilan dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Poliklinik, Renal Unit (RU), ICU/ICCU/HCU/PICU/NICU, Kamar Operasi, Ruang Perawatan Lantai 3 Utara, Lantai 5 Utara, Lantai 5 Selatan, Kamar Bayi, Lantai 6 Selatan, Lantai 7 Utara, Lantai 7 Selatan, Lantai 8 Utara, dan Lantai 8 Selatan.
 
 

Sebelum perlombaan dimulai, acara lebih dulu diisi dengan sambutan oleh Direktur Utama Rumah Sakit, dr. William Tanoyo, M.Kes. Beliau tak lelah mengajak para perawat dan segenap civitas hospitalia yang hadir di Ruang Triganda A, Lantai 3 Gedung Tein Towers untuk terus melayani sepenuh hati sesuai dengan Nilai dan Budaya Rumah Sakit.

“Saya ucapkan selamat kepada para perawat yang tengah memperingati International Nurses Day. Semoga dengan digelarnya acara dua hari ini, teman-teman perawat bisa lebih semangat dalam melayani setiap pasien,” kata dr. William yang kemudian secara resmi membuka acara International Nurses Day 2019 di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA.

Lomba edukasi kesehatan kepada pasien dimulai pukul 09.00 WIB. Para perawat dipanggil satu per satu untuk tampil memperagakan proses pemberian edukasi kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien sesuai dengan nomor urut yang telah ditentukan sebelum acara. Menjadi menarik, para perawat saat maju belumlah mengetahui topik apa yang akan dibawakan. Pembagian topik baru dilakukan secara acak sebelum peserta naik panggung. Mereka diminta untuk mengambil kertas undian berisi topik yang mesti disampaikan di hadapan dewan juri dan hadirin.

Panitia sebelumnya hanya memberikan kisi-kisi bahwa ada delapan topik edukasi yang bisa diulas oleh para peserta. Delapan topik tersebut, yakni Demam Tifoid (Tifus), HIV, Etika Batuk, Pendaftaran Aplikasi DROENSKA MOBILE, Stroke dan Klub Senam Sehat Stroke RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA (S3DOS), Gejala dan Penanganan Tuberkulosis, Nyeri, serta Demam Berdarah Dengue (DBD).

Masing-masing peserta diberi waktu selama 8 menit untuk memberikan edukasi kepada panitia acara yang menyamar menjadi pasien dan keluarga pasien. Selama tampil, mereka diamati dan dinilai oleh tiga juri yang terdiri dari Direktur Medis dan Keperawatan, dr. Muljadi Hartono, MPH; Kepala Bidang Keperawatan, Ibu Sriyani Mugiarsih S.Kep. Ns; dan Ketua Komite Keperawatan, Ibu Tri Susilowati, S.Kep. Ns. Banyak aspek yang dinilai oleh dewan juri, mulai dari sikap, tutur kata, hingga konten materi edukasi yang disampaikan oleh para perawat. Kurang lebih proses penilaian lomba berlangsung selama tiga jam.

Setelah itu, panitia langsung mengumumkan pemenang lomba. Di mana, juara pertama diraih oleh Qori Primadita dari ruang perawatan Lantai 8 Utara. Sedangkan juara dua diraih Eni Surantini dari Kamar Operasi dan juara tiga diraih oleh Ikhlasi Lintang dari ruang perawatan Lantai 7 Selatan. Atas pencapaian yang didapat, masing-masing dari mereka diberi penghargaan berupa piala. Kepala Bidang Keperawatan menjelaskan lomba pemberian edukasi kepada pasien dan keluarga pasien digelar dengan maksud untuk mencetuskan perawat edukator di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA.

Perlombaan bagi para perawat Rumah Sakit tak berhenti pada hari ini. Mereka bakal dipersilakan untuk unjuk gigi kembali pada Sabtu besok. Bedanya, para perawat akan ditantang untuk mengikuti Lomba Perawat Terbaik. Perwakilan perawat nantinya diminta maju satu per satu kemudian diminta menjawab pertanyaan terbuka mengenai Rumah Sakit, masalah kesehatan, profesi dan etika perawat, dan lain sebagainya dari dewan juri.

 

 

Ibu Waliyem, 29 Tahun Berkarya dan Melayani Sepenuh Hati di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA

Saat diberi kesempatan untuk berbicara di hadapan Direksi dan Pejabat Struktural RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA, wanita berbusana putih ini tampak mengusap air matanya yang meleleh. “Saya bersyukur dan berterima kasih selama saya disini banyak dibantu dalam segala hal dan saya bisa banyak belajar,” ujarnya dengan suara tertahan. Sesaat kemudian, wanita berkacamata tersebut lalu berkata dengan tersenyum, “Sekali lagi terima kasih RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA.”

Wanita itu adalah Ibu Waliyem, karyawan Rumah Sakit yang telah mengabdi selama 29 tahun di Sub Seksi Instalasi Gizi. Pada hari Kamis, 04 Juli 2019, bertempat di Ruang Kosala 2, Rumah Sakit melepas Ibu Waliyem yang telah purna dalam bertugas. Hampir 3 dekade, Ibu Waliyem melayani dengan sepenuh hati dalam membantu mempersiapkan dan mendistribusikan makan bagi ratusan karyawan Rumah Sakit saat berdinas. Pada hari ini, Ibu Waliyem hadir memenuhi undangan Purna Bakti dari Rumah Sakit bersama dengan suaminya.

Acara Purna Bakti dibuka pukul 11.30 WIB diawali dengan doa pembuka oleh MC dan dilanjutkan sambutan dari Direktur Utama, dr. William Tanoyo, M.Kes. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas pelayanan dan pengabdian selama 29 tahun ini serta harapan agar Ibu Waliyem selalu diberikan kesehatan dan bahagia dalam menjalani masa purna. Direktur Utama kemudian menyerahkan kenang-kenangan berupa plakat dr. Oen kepada Ibu Waliyem.

Ibu Wahyuningtyas, AMd. Gz selaku Kepala Sub Seksi Instalasi Gizi juga turut menyampaikan ucapan terima kasih dan kesan baik selama bekerja sama dengan Ibu Waliyem. Beliau berpesan agar Ibu Waliyem selalu menjaga hubungan kekeluargaan yang erat dengan karyawan tidak hanya di Instalasi Gizi namun juga seluruh karyawan Rumah Sakit. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.

OEN'S INSPIRATION JULI 2019

Apa yang Harus Dilakukan Saat Suhu Dingin di Musim Kemarau

Apakah akhir-akhir ini Anda merasakan suhu dingin, dimusim kemarau? Simak tips berikut ini.

Subcategories

  • Latest
    The latest news from the Joomla! Team

Instalasi Gawat Darurat

Instalasi Gawat Darurat

Melayani kegawat daruratan medik, baik kasus trauma maupun non trauma, termasuk resusitasi secara optimal dan profesional, guna mencegah kematian dan kecacatan penderita.
Read More About This Feature...

 

Cari Dokter

Cari Dokter

Semua informasi jadwal Dokter Spesialis dan Dokter Klinik kami tampilkan disini.
Read More About This Feature...

 

Sejarah RS Dr. Oen Surakarta

Sejarah RS Dr. Oen Surakarta

Pada tanggal 29 Januari 1933 berdiri poliklinik kecil di sebuah paviliun sederhana di Jl Mesen 106 Solo, yang didirikan oleh Perkumpulan Hua Chiao Tsing Nien Hui (HCTNH).
Read More About This Feature...

 

Penghargaan

Pada tahun 2014 RS kembali mendapatkan SBBI kategori Rumah Sakit Swasta seperti 3 tahun berturut-turut sebelumnya. Ini merupakan penghargaan keempat yang berturut-turut didapatkan oleh Rumah Sakit untuk kategori yang sama. Pada tahun ini, Rumah Sakit Dr. OEN Surakarta juga mendapatkan penghargaan "WOW Service Excellent Award" dari Mark Plus untuk kategori Rumah Sakit Umum dengan jumlah tempat tidur lebih dari 200. Find Out How...

RS Dr. Oen Surakarta

Jl. Brigjend Katamso No.55

Surakarta 57128 - Jateng

Telp. 0271 - 643139 Hunting
Fax.  0271 - 642026

Rencana Pencapaian

Atas penyertaan serta anugerah Tuhan yang Maha Kasih dan dukungan dari masyarakat Solo dan sekitarnya yang telah mempercayakan perawatan kesehatan di RS Dr. OEN SURAKARTA maupun berkat PENGURUS YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA yang berprinsip non profit, akan membangun gedung twin tower dengan 7 lantai ke atas dan 2 lantai basement.