Pelatihan Keperawatan Pasien Stroke: Langkah Kecil untuk Dampak Besar

Stroke adalah kondisi darurat yang harus segera ditangani agar tidak berakibat fatal atau menyebabkan kecacatan. Dalam penanganannya, perawat memiliki peran penting, mulai dari mengecek kondisi pasien sejak awal, memantau perkembangannya secara rutin, mengenali tanda-tanda masalah sejak dini, hingga menyampaikan kondisi pasien dengan jelas kepada tim medis agar pasien mendapat perawatan yang tepat.
Sebagai upaya meningkatkan kompetensi perawat di Unit Stroke, RUMAH SAKIT Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO menyelenggarakan Pelatihan Asesmen Keperawatan Pasien Stroke pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Ruang Triganda B, Gedung Twin Towers. Pelatihan dibuka oleh dr. Yusup Tjandra Rayon, MPH selaku Direktur Medis dan Keperawatan RUMAH SAKIT Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, keselamatan pasien, serta profesionalisme perawat dalam penanganan pasien stroke.

Materi pelatihan meliputi konsep dasar dan komplikasi stroke dipaparkan oleh dr. Zefania Yonisa Pretikasari, Sp.N, Dokter Spesialis Neurologi RUMAH SAKIT Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO, kemudian dilanjutkan materi pemeriksaan fisik pasien stroke, penilaian tanda dan gejala komplikasi serta pengisian NIHSS oleh dr. Yosa Angga Oktama dan dr. Alvian Chandra Budiman. Setelah itu, materi langkah awal tindakan keperawatan dan pelaporan terjadinya komplikasi pada pasien stroke (SBAR) dipaparkan oleh Bunayya Sahaja, AMK. Pelatihan dilengkapi dengan simulasi kasus, seperti pemeriksaan refleks menelan dan penilaian tingkat kemandirian pasien setelah stroke, agar penanganan pasien dapat dilakukan secara cepat, aman, dan terkoordinasi.

Melalui pelatihan ini, diharapkan perawat mampu melakukan asesmen keperawatan pasien stroke secara komprehensif, terstandar, dan berkesinambungan, sehingga mendukung pengambilan keputusan klinis yang cepat dan tepat. Pelatihan ini juga menjadi wadah pembelajaran kolaboratif lintas disiplin untuk meningkatkan kualitas pelayanan stroke secara menyeluruh. Karena asesmen yang tepat adalah langkah awal dari perawatan stroke yang berkualitas dan berkelanjutan.

