Berita

Selamat Merayakan Hari Raya Isra Mi'raj

Mengkaji Asuhan Gizi Pasien untuk Meningkatkan Mutu RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA bersama Asosiasi Dietisien Indonesia (ASDI) DPC Surakarta

Hari Kamis, 12 April 2018, RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA menerima kunjungan dari Asosiasi Dietisien Indonesia (ASDI) DPC Surakarta. ASDI mengadakan kegiatan kunjungan ke Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini sebagai bagian dari rangkaian dari persiapan Pelatihan Dietetik Nasional tentang Manajemen Terapi Gizi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Acara dilaksanakan Ruang Triganda B Lantai 3 Gedung Twin Towers. Setidaknya sebanyak 50 peserta Seminar Dietisien Nasional dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam kunjungan ini.

Acara diawali dengan pembukaan dan pemutaran video safety briefing dan dilanjutkan sambutan oleh Direktur Utama Rumah Sakit. Beliau mengucapkan selamat datang dan terima kasih serta memaparkan profil Rumah Sakit kepada peserta yang hadir. Sambutan kedua dari dr. Muljadi Hartono, MPH selaku Direktur Medis dan Keperawatan yang menyampaikan bahwa gizi adalah aspek penting yang perlu diperhatikan dan merupakan upaya dari Rumah Sakit untuk meningkatkan mutu. Perwakilan dari ASDI Surakarta, Ibu Endang Nur Widyaningsih, SST, M.Si juga turut memberikan sambutan di acara tersebut. Ibu Endang mengucapkan terima kasih kepada Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini karena telah memperkenankan para peserta pelatihan mengunjungi dan mencari ilmu di Rumah sakit. Adapun kunjungan ini sebagai salah satu sarana untuk bertukar ilmu bagi ahli gizi yang bekerja di berbagai Rumah Sakit di Indonesia.

Setelah acara sambutan, seluruh peserta seminar berfoto bersama Direktur Utama Rumah Sakit di dekat patung dr. Oen Boen Ing di main hall terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan dengan survey lapangan.

Peserta kemudian memulai kunjungan ke ruang Hemodialisa, Ruang Kemoterapi dan Ruang Gizi. Peserta dibagi menjadi 6 kelompok dan masing-masing kelompok didampingi oleh ahli gizi Rumah Sakit. Kelompok 1, 2, dan 3 menuju Ruang Hemodialisa dan Ruang Kemoterapi, sementara kelompok 4, 5, dan 6 berkunjung ke Ruang Gizi.

Kelompok 1, 2, dan 3 yang berisi 25 orang melakukan kunjungan ke Ruang Kemoterapi terlebih dahulu dan dilanjutkan di Ruang Hemodialisa. Di Ruang Hemodialisa, 15 anggota kelompok melakukan studi kasus yang dijelaskan oleh Ibu Ruth Hanani, salah satu ahli gizi Rumah Sakit. Sedangkan 10 anggota kelompok melakukan studi kasus di Ruang Kemoterapi dengan didampingi oleh Ibu Norma Sari Yustitie. Kasus yang dibahas adalah seputar asuhan gizi pada pasien. Asuhan gizi pasien meliputi skrining awal pasien, proses asesmen, diagnosis, pemberian terapi gizi (edukasi tentang diet pasien hemodialisa), monitoring dan evaluasi pasien di Renal Unit.

Kelompok 4, 5, dan 6 yang juga beranggotakan 25 orang berkunjung ke Ruang Gizi untuk melihat proses produksi di dapur. Di ruang tersebut, Kepala Sub Seksi Gizi Ibu Wahyuningtyas, Amd.Gz memberikan penjelasan tentang bagian-bagian yang ada di sana. Terdapat banyak ruangan yang ada di dalam dapur. Mulai dari ruang sentral cuci alat, ruang distribusi, ruang pengelolaan, ruang beverage, ruang dapur snack, dan ruang persiapan. Sekitar pukul 11.00 WIB, kegiatan kunjungan berakhir dan ditutup dengan sesi foto bersama peserta di Healthy Area Rumah Sakit.

Wisata ke Malang, Wujud Perhatian dan Kepedulian RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA kepada Seluruh Karyawan


Karyawan dan keluarga karyawan RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA tampak antusias memenuhi lokasi halaman basement 2 gedung Twin Towers, untuk mengikuti Refreshing Tour 2018. Tahun ini Rumah Sakit mengajak seluruh karyawan untuk bersuka cita dalam wisata ke Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 kali di akhir pekan, yakni pada tanggal 24-25 Februari, 10-11 Maret, 16-17 Maret, dan 24-25 Maret. Setidaknya sebanyak 2000 peserta terdaftar untuk menikmati dua tujuan utama Refreshing Tour, yaitu Dino Park - Jawa Timur Park 3 dan Museum Angkut Malang.

Refreshing tour ini terselenggara berkat anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa dan masyarakat yang telah memberi kepercayaan kepada RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA dalam merawat keluarga yang mengalami pemasalahan kesehatan. Tujuan tur ini untuk menyegarkan kembali pikiran dan semangat karyawan Rumah Sakit dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan darmawisata ini juga sebagai wujud perhatian serta ungkapan terima kasih dari Rumah Sakit kepada karyawan yang telah mengabdi dan melayani sepenuh hati. Terlebih setelah momentum persiapan hingga pelaksanaan survey akreditasi pada 27 – 29 November 2017 lalu. Berkat usaha keras dan kerja sama seluruh civitas hospitalia, Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA yang berprinsip NOT FOR PROFIT (sisa hasil usaha tidak dibagikan kepada Pengurus, tetapi digunakan untuk pengembangan fisik/ bangunan, peralatan medis, dan peningkatan SDM) ini dapat meraih lulus akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) versi 2012 dengan predikat Paripurna (Bintang Lima).

Sejak rencana tur ini digaungkan, karyawan menyambut dengan antusias, terlihat dari banyaknya karyawan yang ikut dan adanya penambahan armada bus yang semula 4 bus per kloter menjadi 5 hingga 6 bus. Tur ini terbuka untuk keluarga karyawan sehingga mereka bisa mengajak serta keluarganya untuk ikut melancong ke Kota Malang. Tak dipungkiri, kegiatan ini sukses membangun rasa kekeluargaan antar peserta. Satu bus diisi dengan karyawan dari berbagai unit dan mereka kompak menciptakan suasana ceria selama perjalanan. Saat berada di destinasi wisata, nuansa kebersamaan peserta sangat terasa. Mulai dari jalan-jalan, memborong oleh-oleh, mencicipi kuliner khas Malang, hingga foto dilakukan bersama-sama tanpa memandang perbedaan unit. 

Peserta berangkat dari Rumah Sakit pukul 23.00 WIB dengan bus pariwisata. Setiap kloter terdiri dari sekitar 250 peserta. Sebelum berangkat, peserta melakukan registrasi ulang. Panitia membagikan paket snack dan air minum kepada peserta. Direktur Utama Rumah Sakit, dr. William Tanoyo, M.Kes mengantar kloter pertama dengan mengibarkan bendera start, yang sebelumnya didahului dengan doa yang dipimpin oleh dr. Andi Wibawanto, MPH selaku Direktur Administrasi Umum agar perjalanan berlangsung lancar aman sampai tujuan di halaman basement 2 gedung Twin Towers.

Bus rombongan Rumah Sakit beriringan melewati jalur Sragen, Ngawi, Nganjuk, dan Batu. Pukul 05.00 WIB, rombongan tiba di Pusat Oleh-oleh Deduwa Batu, Malang. Pukul 09.30 WIB, rombongan bertolak dari Deduwa menuju Jawa Timur (Jatim) Park 1. Bergegas seluruh peserta berangkat pada destinasi utama yaitu Dino Park – Jatim Park 3. Setelah mengunjungi Dino Park, rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Museum Angkut. Sekitar pukul 20.00 WIB, rombongan bertolak dari Kota Malang dan kembali ke Solo dengan membawa sejuta kenangan indah dan kekeluargaan antar karyawan yang semakin erat.

Serunya Blak-blakan Membahas Seksualitas Remaja bersama Pusat Pengembangan Anak (PPA) Daniel

 

Hari Rabu, 28 Maret 2018 pukul 16.00 WIB segerombolan remaja didampingi 4 orang berseragam batik tampak berkerumun di Ruang B Lantai 3 Gedung Twin Towers RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA. Mereka adalah rombongan remaja dari Pusat Pengembangan Anak (PPA) Daniel dari Gereja Kristen Indonesia Coyudan. Sebanyak kurang lebih 15 remaja tersebut datang ke Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini untuk menghadiri penyuluhan bertema Love, Sex, and Date.

Acara ini diselenggarakan bertujuan menanamkan nilai kepada remaja untuk memahami perubahan fisik yang terjadi pada remaja; memahami alat, sistem, dan proses reproduksi; menyadari perlunya kesiapan diri untuk melakukan reproduksi; memahami proses kehamilan; dan memahami mengapa remaja perlu menerapkan perilaku seksual yang bertanggung jawab.

Sebelum penyuluhan dimulai, pendamping dari PPA Daniel membuka acara dengna memimpin doa bersama. Setelah itu dr. Rudy Hartawan sebagai pemateri membuka sesi penyuluhan dengan menyapa remaja-remaja berusia 13 – 15 tahun tersebut. Acara berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Pemateri menyampaikan materi dengan tema utama Kesehatan Reproduksi Remaja.

Berdasarkan materi yang diberikan, kesehatan reproduksi remaja dipengaruhi oleh faktor kehamilan, aborsi, Infeksi Menular Seksual (IMS), kekerasan seksual, kurangnya informasi pelayanan klinis, gizi, kesehatan mental, faktor ekonomi, dan ketidaksetaraan gender. Selain itu, peserta juga diberi seluk beluk mengenai seksualitas, organ reproduksi, pubertas, konsekuensi pergaulan bebas, kesehatan jiwa dan psikososial remaja, masalah kesehatan seksualitas remaja, serta pencegahan penyakit HIV/ AIDS.

Sekitar pukul 18.00 WIB sesi penyuluhan berakhir dan pendamping dari PPA kembali memimpin doa penutup acara. Setelah foto bersama, seluruh peserta meninggalkan ruangan dan kembali melanjutkan aktivitasnya. Pemberian edukasi terhadap anak dan remaja bukanlah kali pertama bagi Rumah Sakit milik Yayasan Kesehatan Panti Kosala ini. Sebelumnya, Rumah Sakit pernah memberikan edukasi kepada anak-anak di PPA Daniel mengenai jajanan yang sehat dan bergizi. Selain itu Rumah Sakit juga mendatangi anak-anak di SDN Bibis Wetan No. 158 Surakarta dan PPA Debora untuk menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

 

 

Visitors Counter

858068
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1328
1733
3061
842965
34324
54652
858068

Your IP: 54.81.112.7
Server Time: 2018-06-18 09:13:02

Guests Online

We have 34 guests and no members online