Berita

Informasi Gangguan Telepon Rumah Sakit

Safety Ranger hingga “dr. O” Ajak Karyawan RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA untuk Membentuk Budaya Keselamatan Pasien

Tim Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) mengadakan acara dalam rangka meningkatkan kepedulian kita terhadap keselamatan pasien di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Desember 2018 di Ruang Triganda A lantai 3 Gedung Twin Towers mulai pukul 08.00 WIB. Acara diawali dengan pembagian pita emas serta memberikan kuis tentang keselamatan pasien kepada karyawan sebagai bentuk peringatan Hari Keselamatan Pasien tanggal 9 Desember lalu. 

 

Acara dimulai dengan sambutan dari Direktur Utama Rumah Sakit, dr. William Tanoyo, M. Kes. Beliau menyampaikan bahwa keselamatan pasien merupakan aspek penting yang menjadi salah satu nilai Rumah Sakit, sehingga kegiatan ini akan lebih baik bila dilakukan secara berkala sehingga mampu membentuk budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit. Tidak hanya dari segi pelayanan, Rumah Sakit juga menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung hal tersebut. Pukul 09.00 WIB,  dr. Muljadi Hartono, MPH selaku Direktur Medis dan Keperawatan memaparkan materi serta hasil survei keselamatan pasien yang telah diisi oleh 200 tenaga kesehatan di Rumah Sakit milik YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini.

 

Setelah pemaparan materi, Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit membagi peserta acara menjadi tiga kelompok untuk mendiskusikan dua pertanyaan tentang pelaporan insiden keselamatan pasien yang kemudian hasilnya dipresentasikan. Acara berlanjut pada sesi permainan bertajuk Game Mascot. Peserta dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok memilih satu anggota untuk dijadikan maskot. Permainan ini mengangkat tema tentang keselamatan pasien. Setelah itu, ketua kelompok menjelaskan alasan mengapa memilih bentuk maskot tersebut. Game ini berlangsung sangat meriah, semua peserta dengan antusias mengikuti permainan tersebut dan hingga akhirnya didapatkan dua pemenang. Juara pertama memperoleh nilai 1000 dimenangkan oleh kelompok empat dengan nama Mascot Safety Ranger. Lalu juara kedua dengan nilai 820 menggunakan nama maskot “dr. O”, dimenangkan oleh kelompok satu. Hadiah dibagikan langsung oleh dr. William Tanoyo M. Kes dan dr. Muljadi Hartono, MPH. Semua peserta menikmati acara demi acara yang diadakan oleh Tim Sasaran Keselamatan Pasien. Acara diakhiri dengan  pembacaan deklarasi Keselamatan Pasien yang dipimpin oleh dr. Anton Budi Herlambang dan masing-masing peserta diminta untuk tanda tangan pada spanduk deklarasi yang disediakan.

Seminar Awam "Peran Ibu dalam Mencetak Generasi Emas"

Apakah Gigitan Nyamuk Bisa Menularkan HIV AIDS?

Hari Sabtu, 01 Desember 2018, RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA bersama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tegalharjo menggelar Bakti Sosial dan Penyuluhan HIV AIDS. Bakti sosial berupa pengobatan dan konsultasi kesehatan tersebut merupakan kegiatan yang diadakan rutin oleh Rumah Sakit dengan LPMK Tegalharjo. Sedangkan penyuluhan mengenai HIV AIDS diberikan kepada masyarakat dalam rangka Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 01 Desember.

 

          Kegiatan ini berlangsung di Pendhapa Kelurahan Tegalharjo pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini mengirim 1 penyuluh, 1 dokter, 4 perawat, serta 2 apoteker untuk melayani masyarakat.

       

        Acara dibuka oleh Bapak Joko Wahono selaku ketua LPMK Tegalharjo dan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Senen, SE, Lurah Tegalharjo. Kepala Sub Seksi Pelayanan Keperawatan Ruang Poliklinik RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA, Bapak Sularno, menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Rumah Sakit untuk kembali melayani masyarakat Kelurahan Tegalharjo.

 

          Pukul 08.30 WIB, Ibu BM Susilowati, S.Kep. Ns., M.Kes, konselor VCT di Rumah Sakit, memberikan penyuluhan seputar Penyakit HIV AIDS kepada masyarakat Tegalharjo. Beliau memaparkan mengenai definisi HIV AIDS, fenomena HIV AIDS di Indonesia, cara penularan, gejala, hingga cara pencegahannya.

          Berdasarkan materi yang beliau sampaikan, HIV lebih berpotensi menular melalui cairan sperma, cairan vagina, dan Air Susu Ibu (ASI). HIV tidak menular melalui gigitan nyamuk, bersalaman atau sentuhan, berpelukan, menggunakan peralatan makan bersama, menggunakan jamban yang sama, atau tinggal serumah. Sedangkan pencegahan HIV bisa diingat dengan singkatan ABCDE. ABCDE terdiri dari: A – Anda hindari hubungan seks berganti pasangan, B – Bersikap saling setia, C – Cegah dengan menggunakan kondom, D – Dihindari pemakaian narkoba suntik, dan E – Education (pendidikan) dan penyuluhan tentang HIV/ AIDS.

         

         

        Pukul 09.15 WIB, sesi penyuluhan selesai dan dilanjutkan dengan pengobatan serta konsultasi kesehatan. Warga yang sebelumnya telah didaftar oleh perawat dan melakukan pengecekan tensi, dipanggil satu persatu untuk berkonsultasi dengan dokter. Setelah melalui pemeriksaan dokter, warga kemudian diberi resep dan menuju konter farmasi untuk mengambil obat.

 

Direktur Utama Rumah Sakit bersama dengan perwakilan manajemen hadir pada sekitar pukul 11.15 WIB dan menyempatkan untuk berfoto bersama Lurah Tegalharjo, Ketua LPMK Tegalharjo, dan bersama tim kesehatan. Hingga pukul 12.00 WIB, Rumah Sakit di bawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini telah melayani setidaknya 65 orang warga.